Suarakitanews.com – Awalnya, Akademi Militer (Akmil) di Magelang tidaklah bernama demikian. Lembaga pendidikan perwira TNI AD ini bermula dari Militaire Academie (MA) Yogyakarta yang didirikan pada 31 Oktober 1945 oleh Letjen TNI Oerip Soemohardjo. Kemudian, setelah sempat ditutup dan mengalami berbagai perubahan, pada tahun 1952, Menteri Pertahanan menggagas pembentukan Akademi Militer Nasional (AMN). Selanjutnya, pada 11 November 1957, Presiden Soekarno meresmikan AMN di Magelang.
Selain itu, Akmil juga mengalami integrasi dengan Atekad Bandung pada tahun 1961, meskipun tetap bernama AMN. Pada tahun 1965, AMN menjadi bagian dari Akabri, yang meliputi berbagai angkatan. Hingga akhirnya, pada 29 September 1979, Akabri Udarat berubah menjadi Akabri Bagian Darat, dan pada 14 Juni 1984, secara resmi bernama Akademi Militer (Akmil).
Selanjutnya, pada 1 April 1999, Polri berpisah dari ABRI, dan Akabri pun berubah menjadi Akademi TNI, yang terdiri dari Akmil, AAL, dan AAU. Hingga kini, Akmil Magelang menjadi lembaga pendidikan perwira TNI AD yang modern dan ketat, dengan moto “Adhitakarya Mahatva Yodha” atau Ksatria yang Unggul dalam Pengabdian.
Penulis : Mita
Courtesy by Instagram @brigadepodcast dan @kompascom








