Karawang Bersatu Jaga Kesucian Ramadhan: Forkopimda, FKUB, dan Pengusaha THM Berkolaborasi

Suara Kita News.com – Suasana khidmat akan menyelimuti Karawang selama bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah/2025. Forkopimda Karawang, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan Pengusaha Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) atau Tempat Hiburan Malam (THM) telah bersepakat untuk bersama-sama menjaga kesucian bulan penuh berkah ini.

Kesepakatan penting ini lahir dalam Rapat Koordinasi Pembahasan Pelaksanaan Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1446 H yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Karawang, H Asep Aang Rahmatullah, yang mewakili Bupati Karawang. Rapat ini dihadiri oleh unsur TNI-Polri, Kejaksaan, Satpol PP, Bapenda, Bagian Hukum, serta Bagian Kesra.

Salah satu poin krusial dalam kesepakatan tersebut adalah penghentian aktivitas tempat hiburan malam selama bulan Ramadhan, mulai dari H-1 Ramadhan hingga H+3 setelah Idul Fitri. “Kesepakatan ini adalah wujud komitmen kita bersama untuk menghormati kesucian bulan Ramadhan,” tegas Sekda Asep Aang Rahmatullah.

Meskipun tempat hiburan malam tidak beroperasi selama bulan Ramadhan, Pemda Karawang memastikan bahwa hak-hak karyawan tetap terpenuhi. Pengusaha diwajibkan untuk tetap membayar upah dan hak-hak pegawai sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku.

“Ini bukan hal baru. Kami memahami teman-teman pengusaha juga sudah terbiasa setiap bulan Ramadhan ya begini. Satu bulan tidak beroperasi bisa dikompensasi oleh operasional selama 11 bulan. Sehingga tidak jadi masalah. Saya harap hak-hak pegawainya, dalam hal ini upah, tetap diberikan,” kata Sekda.

Selain pelarangan aktivitas tempat hiburan malam, kesepakatan ini juga mencakup imbauan kepada warung makan untuk menggunakan tirai penutup saat siang hari guna menghormati umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Kalau siang untuk menghormati yang puasa, warung makan boleh buka tapi usahakan pakai tirai supaya tidak terlalu terbuka dan terlihat dari luar,” tandasnya.

Kesepakatan bersama ini juga menyentuh isu-isu krusial lainnya, seperti pemberantasan minuman keras, perjudian, prostitusi, premanisme, hingga tawuran. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa bulan Ramadhan di Karawang benar-benar terjaga kesuciannya dan warga dapat beribadah dengan khusyuk.

“Kami ingin, sebagaimana arahan bupati, agar Ramadhan ini terjaga kesuciannya dan warga bisa beribadah dengan khusyuk,” pungkas Sekda Asep Aang Rahmatullah.

Dengan sinergi antara Forkopimda, FKUB, pengusaha THM, dan seluruh elemen masyarakat, Karawang siap menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H dengan penuh kedamaian dan keberkahan.

Penulis : Ayu

Editor : Yerrydewa

  • Artikel Terkait

    Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

    Suara Kita News, Karawang – Gerakan atau forum Gelo Commando 2026 secara resmi menyuarakan aspirasi rakyat Indonesia dengan mengusung 8 Poin Aspirasi Rakyat. Berbagai tuntutan ini mencakup isu kesejahteraan sosial,…

    Lanjutkan Membaca

    // // //
    Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

    Suara Kita News.com, Pilkades Desa Bangle, Kecamatan Majalaya, tengah menjadi sorotan hangat. Di tengah panggung pertarungan empat kandidat kuat, atmosfer pemilihan kali ini terasa jauh berbeda. Warga tidak lagi sekadar…

    Lanjutkan Membaca

    // // //

    Rekomendasi

    Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

    • October 12, 2026
    Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

    Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

    • October 10, 2026
    Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

    Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

    • October 9, 2026
    Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

    Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

    • October 8, 2026
    Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

    Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

    • October 8, 2026
    Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

    Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri

    • October 8, 2026
    Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri