Suarakitanews.com – “Seperti susu yang telah tumpah, tidak ada gunanya menyesali hal yang telah terjadi.” Pepatah bijak ini mengingatkan kita untuk tidak berlarut-larut dalam penyesalan. Berandai-andai memang bisa memberikan rasa lega sesaat, tetapi kalau berlebihan justru akan menghambat langkah kita. Yuk, ubah perspektif dan jadikan penyesalan sebagai pelajaran yang berharga!
Pernahkah Anda merasa ingin mengulang waktu karena melakukan sesuatu yang membuat malu, mengambil langkah atau pilihan yang salah, atau tidak melakukan sesuatu di masa lalu? Jika pernah, Anda tidak sendirian. Perasaan ini disebut penyesalan.
Mengapa Kita Suka Berandai-andai?
Penyesalan muncul karena pilihan yang kita tolak ternyata membuahkan hasil yang lebih baik daripada pilihan yang kita buat. Hal ini membuat kita mempersepsikan bahwa pilihan kita adalah ‘biaya’ yang telah dikeluarkan untuk hal yang merugikan.
Apa Untungnya Berandai-andai?
Berandai-andai memang dapat membuat kita terhindar dari emosi negatif karena penyesalan dan menciptakan rasa lega sesaat. Namun, hal ini dapat membuat kita terjebak dalam lingkaran rasa bersalah dan kekecewaan yang berlarut-larut.
Terlalu sering membayangkan skenario yang berbeda-beda, tidak akan mengubah kenyataan melainkan hanya semakin menghambat langkah kita. Bahkan, hal tersebut bisa mendatangkan dampak yang lebih negatif, seperti menimbulkan overthinking yang berlebihan, sulit mengambil keputusan, menurunkan kepercayaan diri, hingga depresi.
Lalu, Bagaimana Cara Menghindari dan Memanfaatkan Penyesalan?
- Gunakan Istilah “Belajar dari Pengalaman” daripada “Menyesal”
Penyesalan memang menyakitkan, tetapi dapat membuat kita membuat pilihan yang lebih baik dan mengantisipasi penyesalan lainnya di masa depan.
- Pertimbangkan Setiap Dampak dari Pilihan yang Akan Anda Ambil
Ambillah waktu untuk berpikir secara rasional dan buatlah keputusan yang paling sesuai dengan tujuanmu. Ingatlah juga bahwa tidak memilih juga merupakan pilihan, sehingga membiarkan keadaan berjalan tanpa keputusan yang jelas tetap memiliki konsekuensinya.
- Identifikasi Silver Lining, Aspek Positif dari Situasi yang Negatif
Meskipun Anda menyesali pilihan yang telah Anda buat, cobalah untuk mencari hal-hal positif yang membawa perubahan ke dalam hidupmu!
- Buatlah Habit Tracker!
Banyak orang yang menyesal karena gagal melakukan rutinitas yang sebenarnya baik bagi diri sendiri, seperti berolahraga atau tidur yang cukup. Oleh karena itu, cobalah untuk menyusun habit tracker!
“Don’t Cry Over Spilled Milk!”
Ingatlah judul artikel ini, “Spilled Milk Theory” mengajarkan kita bahwa tidak ada gunanya untuk menyesali sesuatu yang telah terjadi dan tidak dapat diubah. Jadi, mulai sekarang, berkomitmenlah kepada diri sendiri untuk tidak menyesali hal-hal yang sudah berlalu dan lebih fokus ke masa depan.
Penulis : Mita
Courtesy by Instagram @studiodjiwa








