Suarakitanews.com – Gelombang ketidakpastian ekonomi global terus bergejolak, memaksa banyak negara untuk mengambil langkah-langkah efisiensi anggaran. Tak terkecuali Indonesia, Amerika Serikat (AS), dan Vietnam. Ketiga negara ini memiliki strategi unik dalam menghadapi tantangan fiskal di tengah kondisi yang tidak menentu.
Amerika Serikat
Pemerintah AS mengambil langkah proaktif dengan membentuk Department of Government Efficiency (DOGE). Tujuannya adalah untuk menghemat sekitar 2 triliun dolar AS dari anggaran negara. Langkah ini didorong oleh upaya Presiden AS untuk memangkas program-program yang tidak sesuai dengan kebijakan pemerintah di masa depan. Sebagai contoh, DOGE akan mengevaluasi dan merestrukturisasi program-program pemerintah yang tumpang tindih atau tidak efisien.
Vietnam
Vietnam memilih pendekatan yang lebih radikal. Mereka menghapus 8 kementerian dan badan pemerintah, sehingga negara ini hanya memiliki 14 kementerian, 3 badan setingkat kementerian, dan 5 badan yang terafiliasi dengan pemerintah. Efisiensi ini dilakukan karena pemerintah Vietnam mengalami kesulitan menyeimbangkan pendapatan dan pengeluaran negara. Selain itu, langkah ini juga bertujuan untuk mengurangi birokrasi dan meningkatkan efisiensi administrasi pemerintahan.
Indonesia
Sementara itu, Indonesia mengefisienkan anggarannya dengan memangkas anggaran yang bukan menjadi prioritas. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mencatat bahwa efisiensi anggaran tahun 2025 mencapai 47,05 persen. Langkah ini sejalan dengan instruksi Presiden untuk melakukan efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD tahun anggaran 2025. Oleh karena itu, anggaran yang dipangkas akan dialokasikan untuk program-program yang lebihPrioritas, seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.
Kata Pengamat
Ketua Dewan Pengawas Indonesia Business Council (IBC), Arsjad Rasjid, mengatakan bahwa efisiensi anggaran adalah langkah yang baik untuk menargetkan anggaran pada program-program yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun, ia juga mengingatkan bahwa efisiensi anggaran harus dilakukan secara hati-hati agar tidak mengganggu program-program yang penting bagi masyarakat.
Efisiensi anggaran menjadi strategi penting bagi negara-negara di dunia dalam menghadapi ketidakpastian global. Indonesia, AS, dan Vietnam memiliki strategi masing-masing dalam melakukan efisiensi anggaran. Langkah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas fiskal dan memastikan alokasi anggaran yang efektif dan efisien.
Penulis : Mita








