Merasa Diremehkan, 5 Ormas/LSM Karawang Kritik Penolakan PT Minda ASEAN AUTOMOTIVE

Suara Kita News.com – Aliansi 5 Ormas/LSM yang terdiri dari GMBI, GRIB JAYA, GIBAS CINTA DAMAI, BANASPATI, dan SUNDAWANI hari ini, 30 Januari 2025, melakukan audiensi kedua dengan PT MINDA ASEAN AUTOMOTIVE di Kawasan KIIC, Karawang. Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya dan undangan dari pihak perusahaan.:

Agenda utama aliansi 5 Ormas/LSM adalah pengajuan pengelolaan limbah B3 dan Non B3. Pengajuan ini didasari oleh surat rekomendasi dari Pemerintah Desa Parangmulya, wilayah tempat PT MINDA ASEAN AUTOMOTIVE beroperasi, sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun.

Namun, PT MINDA ASEAN AUTOMOTIVE menolak pengajuan tersebut dengan alasan telah terikat kontrak kerja sama dengan perusahaan lain, yaitu Glenmore. Ketua DPD LSM GMBI Distrik Karawang, Asep Mulyana, SE, menyatakan bahwa penolakan ini tidak memiliki dasar hukum yang kuat dan terkesan meremehkan mereka.

Asep Mulyana merinci beberapa poin yang menjadi dasar ketidakpuasan mereka. Pertama, PT MINDA ASEAN AUTOMOTIVE tidak dapat menunjukkan bukti kontrak kerja sama dengan Glenmore, sehingga keabsahan kontrak tersebut diragukan. Kedua, perusahaan juga tidak dapat memberikan dasar hukum yang jelas terkait penolakan mereka, padahal Peraturan Pemerintah No. 101 Tahun 2014 tidak melarang kerja sama dengan pihak lain dalam pengelolaan limbah. Ketiga, aliansi 5 Ormas/LSM memiliki hak untuk memperoleh informasi tentang pengelolaan limbah di wilayahnya, sesuai dengan Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Aliansi 5 Ormas/LSM juga menyoroti ketidakmampuan PT MINDA ASEAN AUTOMOTIVE dalam mengklaim bahwa informasi terkait kontrak kerja sama dengan Glenmore adalah informasi yang dikecualikan. Mereka berargumen bahwa informasi tersebut harus melalui uji konsekuensi yang jelas dan tidak dapat diakses oleh publik, sesuai dengan Pasal 17 Undang-Undang No. 14 Tahun 2008. Namun, PT MINDA ASEAN AUTOMOTIVE tidak dapat membuktikan hal tersebut.

Oleh karena itu, aliansi 5 Ormas/LSM berencana melayangkan surat pemberitahuan aksi dan akan mengerahkan ribuan anggota untuk melakukan aksi protes di depan kantor PT MINDA ASEAN AUTOMOTIVE. Tuntutan mereka adalah transparansi dalam pengelolaan limbah, pemenuhan kewajiban sesuai dengan peraturan yang berlaku, dan penghormatan terhadap hak mereka untuk memperoleh informasi.

Mereka juga menuntut Pemerintah Kabupaten Karawang untuk lebih aktif memantau dan mengawasi pengelolaan limbah di wilayahnya, serta memastikan bahwa PT MINDA ASEAN AUTOMOTIVE memenuhi kewajibannya.

Penulis : April

Editor : Yerrydewa

  • Artikel Terkait

    Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

    Suara Kita News, Karawang – Gerakan atau forum Gelo Commando 2026 secara resmi menyuarakan aspirasi rakyat Indonesia dengan mengusung 8 Poin Aspirasi Rakyat. Berbagai tuntutan ini mencakup isu kesejahteraan sosial,…

    Lanjutkan Membaca

    // // //
    Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

    Suara Kita News.com, Pilkades Desa Bangle, Kecamatan Majalaya, tengah menjadi sorotan hangat. Di tengah panggung pertarungan empat kandidat kuat, atmosfer pemilihan kali ini terasa jauh berbeda. Warga tidak lagi sekadar…

    Lanjutkan Membaca

    // // //

    Rekomendasi

    Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

    • October 12, 2026
    Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

    Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

    • October 10, 2026
    Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

    Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

    • October 9, 2026
    Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

    Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

    • October 8, 2026
    Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

    Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

    • October 8, 2026
    Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

    Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri

    • October 8, 2026
    Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri