Suara Kita News — Jake Paul mengakui bahwa dia sempat merasa sangat takut akan dihajar oleh legenda tinju Mike Tyson dalam pertandingan tinju yang digelar di Texas pada tanggal 16 November 2024. Pertarungan ini berlangsung selama delapan ronde dan berakhir tanpa knockout, sehingga keputusan akhir ditentukan oleh juri. Ketiga juri dengan satu suara setuju bahwa Jake Paul memenangkan pertarungan ini melalui unanimous decision dengan skor 80-72 dari satu juri, dan 79-73 dari dua juri lainnya.
Baca Juga : Indonesia Takluk 0-4 dari Jepang dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026
Dalam sesi wawancara usai pertandingan, Jake Paul menyatakan kegembiraannya atas kemenangannya dan menyebutkan betapa terhormatnya dia bisa bertarung melawan sosok sebesar Mike Tyson. “Bertemu dengan Mike Tyson di ring adalah kehormatan besar. Dia adalah legenda, yang terbaik dalam olahraga ini, dan saya sangat terinspirasi olehnya. Tanpa Tyson, saya rasa saya tidak akan berada di sini,” ungkap Paul. Dia juga menambahkan, “Saya merasa sangat terhormat bisa bertarung dengannya. Dia adalah pria yang paling tangguh dan juga paling menakutkan di dunia ini.”
Jake Paul Mendominasi Pertandingan
Paul juga mengungkapkan rasa takutnya selama pertarungan, tetapi merasa bahwa hasil akhir menunjukkan usahanya yang maksimal. “Saya benar-benar khawatir dia akan membuat saya babak belur. Namun, saya berhasil memberikan yang terbaik,” Paul menjelaskan.
Diatas ring terlihat, meski Tyson memulai dengan agresif, Paul segera mengambil alih dengan strategi menghindar dan menyerang balik. Jab kiri Tyson sempat mengenai wajah Paul, namun Paul juga mampu menempatkan beberapa pukulan efektif. Hook kanan Paul mengenai pelipis Tyson di ronde pertama.
Di ronde kedua, Paul mulai lebih berani menyerang, meskipun tetap hati-hati menghindari pukulan-pukulan kuat dari Tyson. Paul juga menggoda Tyson dengan gestur-gesturnya. Di ronde ketiga, Paul makin agresif, namun beberapa upaya untuk menghajar Tyson tidak berbuah hasil.
Di ronde selanjutnya, Tyson lebih banyak mengamati dan mencari celah. Namun Paul tetap mendominasi dengan pukulan-pukulan yang mengenai sasaran, termasuk jab kanan ke perut Tyson di ronde keempat. Meski Tyson menunjukkan kelincahan dalam menghindari pukulan. Paul terus menekan dengan kombinasi pukulan yang akhirnya membawanya meraih kemenangan angka atas Tyson, yang meski sudah berusia 58 tahun, masih menunjukkan kekuatan dan teknik tinjunya.








