Suara Kita News. Com. MAJALAYA — Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan mewarnai Kantor Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, pada Kamis (15/10/2026). Hari itu, panitia menggelar tahapan penting Pilkades, yakni pengundian nomor urut calon Kepala Desa Bengle.
Empat kandidat resmi mengantongi nomor urut masing-masing:
- Nomor Urut 01: Satya Anggara
- Nomor Urut 02: Rallly Saripudin
- Nomor Urut 03: Dudin Rohaedin, S.H.
- Nomor Urut 04: Alya
Masing-masing calon tentu membawa visi dan misi terbaik mereka. Namun, ada satu figur yang sukses mencuri perhatian publik dan masyarakat setempat berkat rekam jejaknya yang dikenal ringan tangan: Rallly Saripudin, pemilik nomor urut 02.

Bagi Rallly, mendapatkan nomor urut dua bukan sekadar kebetulan semata, melainkan sebuah pertanda baik. Ia memaknainya secara mendalam melalui filosofi Sunda: silih asah, silih asih, silih asuh.
“Nomor dua buat saya memiliki filosofi silih asah, silih asih, dan silih asuh. Sesuai dengan motto kami, ‘Bengle Ngahiji’. Ketiga prinsip inilah yang akan mempersatukan seluruh elemen masyarakat dalam membangun desa tercinta,” ungkap Rallly penuh optimisme.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondusifitas. Bagi Rallly, pesta demokrasi tingkat desa ini harus berjalan aman, damai, dan mempererat persaudaraan, bukan justru memecah belah warga.
Ada hal yang unik dan sangat menyentuh dari pemikiran Rallly Saripudin. Ia dengan tegas menyatakan bahwa dirinya tidak datang dengan daftar program kerja yang kaku dan dibuat sendiri di atas meja.
Sebaliknya, ia ingin arah pembangunan Desa Bengle benar-benar lahir dari denyut nadi dan kebutuhan masyarakat itu sendiri.
- Tugas Utama Adalah Melayani: “Saya tidak memiliki program kerja yang kaku. Jika terpilih, saya ingin program kerja untuk membangun desa murni berasal dari masyarakat. Tugas utama saya adalah melayani masyarakat,” tegasnya.
- Pelayanan Tanpa Batas Waktu: Rallly berkomitmen untuk siaga melayani warga kapan pun dibutuhkan. Ia menegaskan tidak ada kata libur dalam kamus pelayanannya—baik di dalam kantor desa maupun di luar kantor, ia siap hadir untuk warga.
Lahir dari rahim seorang petani dan kini memiliki latar belakang profesi di bidang hukum, Rallly memiliki kepekaan sosial yang tinggi terhadap nasib masyarakat kecil.
Ia berjanji, jika diamanahkan memimpin Desa Bengle, prioritas utamanya adalah mempermudah birokrasi dan akses pelayanan bagi masyarakat kecil yang selama ini kerap kesulitan mendapatkan informasi atau bantuan hukum.
- Fokus UMKM dan Kesejahteraan: Selain wong cilik, Rallly juga menaruh perhatian besar pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar roda perekonomian Desa Bengle kian berputar kencang.
- Responsif pada Warga: “Ketika ada masyarakat kecil yang membutuhkan bantuan, saya merasa tergugah. Utamanya, akan saya permudah pelayanan. Intinya untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat, mau jam berapa pun saya siap,” ujarnya.
Menutup perbincangan, Rallly Saripudin menitipkan pesan moral kepada seluruh warga Desa Bengle agar senantiasa bijak dalam menentukan pilihan. Ia berharap masyarakat mampu menilai secara objektif figur pemimpin mana yang benar-benar memiliki ketulusan, rekam jejak kepedulian nyata, serta komitmen kuat untuk membangun desa dari hati.
Dengan semangat “Bengle Ngahiji”, nomor urut 2 Rallly Saripudin siap melangkah bersama warga, membawa Desa Bengle menuju masa depan yang lebih harmonis, adil, dan Sejahtera.
Penulis : Yerrydewa






