Suara Kita News.com, KARAWANG – Pemerintah Kabupaten Karawang bergerak cepat merespons temuan material misterius berwarna hitam kecokelatan yang membentang di sepanjang garis pantai pesisir utara Karawang. Material yang diduga minyak mentah tersebut tak hanya mengotori bibir pantai, tetapi juga memicu aroma menyengat yang dikeluhkan warga setempat.
Guna memastikan penanganan berjalan tepat sasaran, Bupati Karawang Aep Syaepulloh menggelar pertemuan darurat bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta manajemen Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ).
“Kami sepakat untuk tidak terburu-buru mengambil kesimpulan. Saat ini Pemkab Karawang dan PHE ONWJ masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan karakteristik material tersebut, sekaligus melacak sumber asalnya,” ujar Aep usai pertemuan.
Langkah investigasi ini diawasi secara ketat oleh Pemkab Karawang, Forkopimda, dan PHE ONWJ hingga muncul hasil analisis laboratorium yang valid dan transparan.
Kendati sumber pasti material tersebut masih diselidiki, langkah pembersihan dan isolasi area terdampak terus diprioritaskan di lapangan agar dampak lingkungan tidak meluas.
Bupati menegaskan bahwa keselamatan warga dan pemulihan ekosistem pesisir menjadi prioritas utama pemerintah daerah saat ini.
“Yang terpenting, penanganan di lapangan tetap berjalan dan masyarakat tidak perlu khawatir. Kami terus memastikan kondisi lingkungan pesisir serta keselamatan warga terjaga sepenuhnya,” pungkasnya.
Penulis : Yerrydewa






