Suara Kita News.com – KARAWANG — Langkah berani diambil Pemerintah Kabupaten Karawang demi memoles wajah infrastruktur di Kecamatan Jayakerta. Ruas jalan vital Kampung Sawah–Kemiri resmi ditutup total mulai pekan ini. Kebijakan ekstrem tersebut ditempuh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang guna mempercepat pembetonan jalan sepanjang 2,3 kilometer.
Penutupan penuh tanpa sistem buka-tutup ini berpotensi memicu kemacetan di sejumlah titik alternatif. Menyadari ketidaknyamanan mobilitas warganya, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh turun tangan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.
“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga atas penutupan total ruas jalan Kampung Sawah–Kemiri,” ujar Aep Syaepuloh. “Langkah tegas ini terpaksa diambil agar pengerjaan infrastruktur dapat berjalan optimal, selesai tepat waktu, dan yang paling utama menjaga keselamatan para pengguna jalan.”
Proyek bernilai strategis ini menyasar perbaikan jalan sepanjang 2.328 meter dengan lebar 5 meter. Selain mempermudah akses harian masyarakat dan menggenjot urat nadi ekonomi lokal, jalur ini menyimpan peran vital lain: menjadi nadi utama menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kampung Sawah–Kemiri.
Selama ini, akses jalan yang sempit dan rusak sering menjadi kendala utama armada pengangkut sampah. Dengan jalan baru yang lebih lebar dan kokoh, arus pengangkutan sampah menuju TPST dipastikan bakal jauh lebih efisien.
Selama proses rekonstruksi berlangsung, Pemkab Karawang mengimbau pengendara untuk mengalihkan rute dan memanfaatkan jalur-jalur alternatif yang sudah disiapkan di sekitar wilayah Jayakerta.
Penulis : yerrydewa






