Suara Kita News.com – KARAWANG — Penantian panjang warga di perbatasan Desa Kalijati dan Desa Kamurang, Kecamatan Jatisari, akhirnya terbayar tuntas. Jembatan Perintis Garuda sepanjang 90 meter kini berdiri kokoh, memangkas jarak sekaligus menghubungkan urat nadi perekonomian dan pendidikan antarwilayah.
Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, meresmikan langsung infrastruktur strategis ini sebagai wujud nyata kolaborasi lintas sektor.
“Hari ini, Jembatan Perintis Garuda resmi kita operasikan. Kehadirannya bukan sekadar menghubungkan Desa Kalijati dan Desa Kamurang, melainkan membuka keterisolasian dan menghadirkan akses yang jauh lebih cepat serta aman,” ujar Aep Syaepuloh di lokasi peresmian.
Sinergi TNI dan Pemkab Karawang
Pembangunan jembatan ini lahir dari sinergi kuat antara jajaran TNI dan Pemerintah Kabupaten Karawang. Pola intervensi pembangunan berbasis kolaborasi ini dirancang agar dampak positifnya dapat dirasakan secara instan oleh masyarakat tingkat tapak.
- Pendorong Ekonomi Petani: Jalur distribusi hasil panen kini lebih singkat, efisien, dan menekan biaya logistik warga lokal.
- Akses Aman Pelajar: Anak-anak sekolah tidak lagi harus menempuh rute memutar yang berisiko untuk menuntut ilmu.
- Konektivitas Antardesa: Akses sosial dan mobilitas harian antarwarga makin terbuka lebar.
Ajakan Merawat Aset Bersama
Bupati menegaskan pentingnya rasa memiliki dari seluruh elemen masyarakat agar fungsi jembatan ini bertahan dalam jangka panjang.
“Mari kita jaga dan pelihara fasilitas ini bersama-sama. Harapan kita sederhana: makin banyak akses yang terbuka, makin dekat jarak yang ditempuh, dan makin melesat pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tutupnya.
Hadirnya Jembatan Perintis Garuda menjadi bukti nyata bahwa pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran mampu mengubah wajah konektivitas pedesaan di Karawang.
Penulis : Yerrydewa






