Suara Kita News.com –KARAWANG – Pemerintah Kabupaten Karawang terus tancap gas dalam memperkuat program ketahanan keluarga nasional. Langkah konkret ini terlihat saat Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, meninjau langsung pelaksanaan pelayanan kontrasepsi jangka panjang Metode Operasi Wanita (MOW) atau tubektomi yang digelar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang.
Didampingi Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) serta Direktur RSUD Karawang, Bupati Aep turun langsung memastikan seluruh tahapan medis berjalan aman, nyaman, dan optimal bagi para peserta.
Sebanyak 32 akseptor KB tercatat mengikuti program steril sukarela ini. Untuk menjaga kenyamanan pasien serta sterilitas prosedur medis, penanganan operatif dibagi ke dalam dua sesi terpisah. Layanan medis ini diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun sebagai stimulus bagi pasangan usia subur agar lebih matang dalam merencanakan masa depan keluarga.
Program ini menjadi bagian dari strategi hulu pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui manajemen kelahiran yang terencana dan aman.
“Program ini kami berikan secara gratis sebagai bentuk komitmen nyata Pemkab Karawang dalam mendukung program pusat. Tujuannya jelas: mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas lewat layanan Keluarga Berencana yang aman,” ujar Bupati Aep Syaepuloh di sela-sela peninjauan.
Bupati Aep juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para ibu yang secara sadar dan sukarela berpartisipasi menjadi akseptor MOW. Menurutnya, kesadaran kolektif dari masyarakat seperti ini merupakan pilar utama keberhasilan program pengendalian penduduk di Karawang.
Pelayanan KB Metode Operasi Wanita ini diproyeksikan memberikan tiga efek domino yang strategis bagi pembangunan daerah:
- Peningkatan Kesehatan Ibu: Meminimalkan risiko kehamilan tidak direncanakan (unwanted pregnancy) pada usia yang rawan secara medis.
- Kesejahteraan Ekonomi Keluarga: Membantu daya tumbuh ekonomi domestik, sehingga orang tua bisa lebih fokus mengalokasikan anggaran untuk pendidikan dan gizi anak.
- Peningkatan Kualitas Hidup Makro: Mendukung program nasional dalam menekan angka stunting serta memutus rantai kemiskinan di Kabupaten Karawang secara jangka panjang.
Melalui ikhtiar medis yang terintegrasi ini, Pemkab Karawang optimistis






