Suara Kita News. Com – KOTA BEKASI – Deru mesin motor dan debu jalanan pagi ini, Sabtu (27/6/2026), di kawasan Bulak Kapal, Bekasi Timur, terasa sedikit berbeda. Bukan sekadar rutinitas penertiban, suasana di depan kantor Samsat Kota Bekasi justru berubah menjadi ajang hangat antara kepolisian dan para pengemudi ojek online (ojol).
Tepat pukul 08.00 WIB, jajaran petugas dari Samsat Kota Bekasi mengambil langkah humanis melalui program bertajuk “Polantas Menyapa”. Alih-alih melakukan penindakan, petugas justru hadir dengan senyuman, memberikan edukasi mengenai pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Kesadaran berlalu lintas menjadi fokus utama dalam perbincangan santai di pinggir jalan tersebut. Petugas mengingatkan para pengemudi ojol—yang menjadi garda terdepan mobilitas warga Bekasi—untuk selalu memastikan kelengkapan surat kendaraan dan penggunaan atribut keselamatan yang layak.
Namun, momen yang paling ditunggu dan penuh haru adalah ketika pihak Samsat menyerahkan bantuan paket sembako kepada puluhan pengemudi ojek online yang hadir. Bantuan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus kepedulian nyata atas dedikasi para “pejuang aspal” yang setiap hari tak kenal lelah membelah kemacetan Bekasi.
”Kegiatan ini bukan hanya tentang aturan, tapi tentang kemanusiaan. Kami ingin saudara-saudara kita pengemudi ojol merasa bahwa polisi adalah sahabat di jalan,” ujar salah satu perwakilan petugas di lokasi.
Paket sembako yang disalurkan diharapkan mampu meringankan beban ekonomi harian mereka. Bagi para pengemudi ojol di sekitar Bulak Kapal, kehadiran Samsat Kota Bekasi hari ini memberikan kesan bahwa di tengah ketatnya aturan lalu lintas, masih ada ruang bagi empati dan gotong royong.
Program “Polantas Menyapa” ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa sinergi antara aparat dan masyarakat dapat tercipta melalui aksi sederhana yang menyentuh hati. Jalan raya mungkin keras, namun kepedulian sesama di Kota Bekasi tetap terjaga dengan hangat.
penulis : Yerrydewa






