Suara Kita News. Com. KARAWANG – Iming-iming gaji fantastis di luar negeri seringkali menjadi pintu masuk bagi sindikat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) untuk menjerat korbannya. Sadar akan ancaman serius ini, jajaran Polsek Telagasari, Polres Karawang, tak ingin kecolongan.
Senin (15/6/2026), Brigpol Limbong, Bhabinkamtibmas Polsek Telagasari, turun langsung menyapa warga binaannya. Bukan sekadar sambang biasa, ia datang membawa “tameng” berupa edukasi untuk membentengi warga dari praktik perdagangan manusia yang kian meresahkan.
Dalam dialog hangat di tengah masyarakat, Brigpol Limbong menekankan pentingnya filterisasi informasi bagi warga yang berniat mencari peruntungan di luar daerah atau luar negeri.
”Jangan mudah tergiur tawaran kerja dengan gaji besar yang tidak masuk akal, apalagi jika prosedurnya tidak melalui jalur resmi. Ini adalah jebakan utama sindikat TPPO,” tegas Brigpol Limbong di hadapan warga.
Kasus TPPO kerap menyasar warga yang kurang mendapatkan akses informasi mengenai prosedur penempatan tenaga kerja yang legal. Oleh karena itu, Brigpol Limbong mengajak masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi ke instansi terkait sebelum memutuskan menerima tawaran kerja.
Ia juga menekankan bahwa peran aktif warga adalah kunci pencegahan. Jika melihat aktivitas perekrutan yang mencurigakan di lingkungan mereka, warga diminta untuk tidak ragu melapor.
”Segera hubungi kami. Kami telah menyediakan layanan darurat 110 yang aktif 24 jam. Jangan biarkan lingkungan kita menjadi sasaran para perekrut ilegal,” tambahnya.
Kapolres Karawang, AKBP Fiki N Ardiansyah, melalui Kapolsek Telagasari, AKP Rigel Suhakso, menjelaskan bahwa langkah proaktif ini merupakan bagian dari strategi preventif kepolisian. Pihaknya berkomitmen untuk terus membangun kesadaran hukum masyarakat agar tidak ada lagi warga Karawang yang menjadi komoditas perdagangan orang.
”Kegiatan sambang ini dilakukan secara rutin. Edukasi ini adalah perlindungan nyata yang kami berikan agar masyarakat memiliki daya tangkal terhadap segala bentuk kejahatan, termasuk TPPO,” jelas AKP Rigel.
Kehadiran sosok polisi di tengah warga mendapatkan apresiasi positif. Warga merasa lebih tenang karena kini memiliki pemahaman lebih mendalam mengenai cara menghindari tawaran-tawaran mencurigakan.
Dengan sosialisasi yang masif dan kepedulian masyarakat, diharapkan Karawang dapat meminimalisir ruang gerak para pelaku TPPO, sekaligus memastikan keamanan warganya dalam mencari nafkah.
Polres Karawang – AKBP Fiki N Ardiansyah
penulis : Yerrydewa






