KARAWANG – Suasana khidmat sekaligus haru menyelimuti acara pisah sambut Komandan Kodim (Dandim) 0604/Karawang. Dalam momen penuh makna tersebut, Bupati Karawang menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi pejabat lama serta menyambut hangat kehadiran pejabat baru yang akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan di wilayah lumbung padi Jawa Barat ini.
Acara ini terasa istimewa dengan kehadiran Wakil Gubernur Jawa Barat beserta istri, yang memberikan dukungan moril langsung bagi sinergitas unsur pimpinan daerah di Karawang.
Dalam sambutannya, Bupati Karawang mengungkapkan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada pejabat Dandim lama beserta istri. Baginya, hubungan yang terjalin selama ini bukan sekadar relasi kerja formal antara Bupati dan Dandim, melainkan sudah seperti keluarga besar.
”Perpisahan ini bukanlah untuk selamanya. Ini justru menjadi kesan mendalam yang mempererat kita sebagai keluarga besar Kabupaten Karawang,” ujar Bupati dengan nada penuh haru.
Bupati juga memuji karakter pejabat lama yang dikenal sebagai sosok yang tulus dan tidak pernah mengeluh dalam menjalankan tugas. Salah satu momen berkesan yang diceritakan adalah kemiripan latar belakang keluarga, di mana putri mereka sama-sama menempuh pendidikan kedokteran, sebuah kebetulan yang semakin mempererat ikatan emosional di antara mereka.
Selama masa jabatannya, Dandim lama dinilai telah memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat Karawang. Bupati mengenang bagaimana komitmen beliau dalam menjaga kondusivitas wilayah, bahkan dalam hal-hal teknis yang menyentuh langsung kepentingan warga seperti pengurusan administrasi kependudukan.
”Masyarakat mungkin akan merasa kehilangan setelah hari ini, karena pengabdian bapak dan ibu yang luar biasa bagi keluarga besar Karawang. Kami mendoakan agar di tempat tugas yang baru, Bapak selalu diberikan kemudahan dan kelancaran,” tambahnya.
Seiring dengan berakhirnya masa tugas pejabat lama, Karawang kini bersiap bersinergi dengan pejabat baru. Bupati secara terbuka mengucapkan selamat datang dan menegaskan bahwa Karawang adalah “Kota Pangkal Perjuangan” yang dinamis.
Dengan memiliki 30 kecamatan dan 309 desa/kelurahan, Karawang menawarkan karakteristik unik yang menuntut komunikasi intensif antara pemerintah daerah, DPRD, dan unsur TNI/Polri.
Bupati meyakini bahwa dengan pengalaman yang dimiliki, pejabat baru akan cepat beradaptasi dengan ritme pembangunan di Karawang. Tak lupa, Bupati juga mempromosikan potensi Karawang, mulai dari kuliner khas hingga keramahan warganya yang tak kalah bersaing dengan kota besar lainnya seperti Bandung atau Medan.
”Selamat bertugas di tempat yang baru untuk pejabat lama, dan selamat datang untuk keluarga baru kami di Karawang. Mari kita lanjutkan pengabdian ini demi kesejahteraan masyarakat,” tutup Bupati






