Suara Kiita News –KARAWANG – Ballroom Britania Hotel menjadi saksi bisu mencairnya ego sektoral demi kemajuan daerah. Pada Jumat (03/04/2026), Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar agenda Halal bi Halal akbar yang mempertemukan ratusan aktivis dari berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) se-Kabupaten Karawang.
Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga panggung deklarasi persatuan. Mengusung tema besar “Harmoni dalam Kebersamaan”, para pemimpin besar organisasi di Karawang memberikan pesan mendalam mengenai arah baru pergerakan di daerah tersebut.
Bukan sekadar ajang seremonial saling memaafkan pasca-Lebaran, pertemuan ini menjadi panggung penting untuk mempererat sinergi antara eksekutif dan elemen kontrol sosial.
Acara ini dihadiri langsung oleh nakhoda Karawang, Bupati H. Aep Syaepuloh, didampingi Sekda Karawang Asep Aang. Kehadiran dua pucuk pimpinan daerah ini menegaskan bahwa keberadaan LSM dan Ormas dipandang sebagai mitra strategis, bukan sekadar penonton dalam pembangunan.
Dalam sambutannya yang disambut antusias, Bupati H. Aep Syaepuloh menekankan pentingnya peran LSM dan Ormas sebagai “mata dan telinga” pemerintah di tengah masyarakat. Beliau menyampaikan bahwa pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri tanpa masukan dari arus bawah.
“Saya ingin pertemuan di Britania Hotel hari ini menjadi titik balik. Kita ingin membangun Karawang dengan semangat gotong royong. Kritik yang kawan-kawan sampaikan adalah nutrisi bagi kami untuk terus berbenah. Mari kita jadikan perbedaan warna organisasi sebagai pelangi yang memperindah Karawang,” ujar Bupati Aep dengan nada optimis.
Dalam kesempatannya Ketua DPC Peradi Karawang, H. Aep Agustian, S.H., M.H., untuk memberikan testimoni terbuka terhadap progres kemajuan Kabupaten Karawang di bawah kepemimpinan Bupati H. Aep Syaepuloh.
Hadir sebagai tamu undangan sekaligus tokoh masyarakat yang dikenal kritis, pria yang akrab disapa Asep Kuncir ini memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja pemerintah daerah saat ini.
Dalam kesempatannya, Asep Agustian menyatakan bahwa wajah Karawang telah banyak berubah melalui pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik yang masif. Menurutnya, kepemimpinan Bupati Aep berhasil mengeksekusi program-program yang langsung menyentuh kepentingan rakyat.
“Kita harus objektif. Sebagai praktisi hukum dan bagian dari elemen masyarakat, saya melihat pembangunan di bawah kepemimpinan Bupati H. Aep Syaepuloh sangat luar biasa. Ini bukan hanya soal angka di atas kertas, tapi pembangunan yang nyata dan sudah dinikmati langsung oleh masyarakat Karawang,” tegas Asep Agustian di sela-sela acara
Ketua Peradi Karawang ini juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan hukum agar pembangunan tetap berjalan berkelanjutan. Ia menilai, keterbukaan Bupati dalam merangkul LSM, Ormas, dan organisasi profesi seperti Peradi adalah langkah cerdas untuk menciptakan iklim investasi dan sosial yang sehat.
Berdasarkan apresiasi yang disampaikan, beberapa poin keberhasilan yang dirasakan masyarakat antara lain Perbaikan jalan hingga ke pelosok desa dan penataan wajah kota. Peningkatan fasilitas kesehatan dan pendidikan yang lebih terjangkau. Keberanian Bupati untuk turun langsung mendengar keluhan masyarakat dan organisasi kontrol sosial.
Asep Agustian berharap agar ritme pembangunan ini tidak kendor. Ia mendorong seluruh elemen LSM dan Ormas untuk terus mengawal kebijakan pemerintah dengan cara-cara yang konstruktif dan solutif.
“Mari kita kawal bersama. Jika bagus kita puji dan dukung, jika ada yang kurang kita beri masukan dengan cara yang elegan. Hari ini, saya melihat Karawang sudah berada di jalur yang benar,” pungkasnya.

Ketua Umum DPP LSM GMBI, H. Dewa Sena, menegaskan bahwa kekuatan Karawang terletak pada kemampuannya untuk menyatukan berbagai perbedaan.
“Tema ‘Harmoni dalam Kebersamaan’ bukan sekadar slogan. Ini adalah antitesis dari perpecahan. Kami ingin menunjukkan bahwa LSM dan Ormas adalah pilar stabilitas. Di sini, kita melepas atribut untuk satu kepentingan yang lebih besar: Karawang yang kondusif dan bermartabat,” ujar H. Dewa Sena dalam tanggapannya.
Dalam kesempatannya Ketua DPD GMBI Distrik Karawang H. Asep Maulana menyampaikan rasa bangganya atas kehadiran Bupati dan seluruh elemen organisasi. Bagi beliau, suksesnya acara ini adalah bukti bahwa komunikasi antara aktivis dan pemerintah telah mencapai titik kematangan.
“Kami di Distrik Karawang berkomitmen menjaga marwah perjuangan rakyat dengan cara yang harmonis. Kehadiran Bapak Bupati dan Sekda hari ini adalah suntikan semangat bagi kami untuk terus menjadi mitra kritis yang solutif bagi pembangunan daerah,” ungkap H. Asep Maulana
Nada positif juga datang dari Ketua DPD Sundawani Karawang, H. Ranzes. Mewakili entitas organisasi berbasis budaya, beliau melihat acara ini sebagai pengejawantahan filosofi Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh.
“Sundawani melihat momentum ini sebagai sejarah. Harmoni yang tercipta hari ini menunjukkan bahwa para pemimpin organisasi di Karawang memiliki kedewasaan berpikir. Kami mendukung penuh langkah-langkah inovatif pemerintah selama itu selaras dengan kesejahteraan masyarakat dan pelestarian nilai daerah,” tutur H. Ranzes dengan penuh apresiasi.
Pertemuan di Britania Hotel ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjaga Karawang tetap kondusif, membuktikan bahwa di bawah payung harmoni, keberagaman organisasi justru menjadi kekuatan utama pembangunan.
Penulis : Yerrydewa






