Suara Kita News.com, KARAWANG – Gemuruh mesin bus dan kepadatan kendaraan di jalur arteri maupun tol wilayah Karawang mulai melandai. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karawang secara resmi menyatakan masa Angkutan Lebaran 2026 (1447 H) telah berakhir dengan catatan positif.
Kepala Dinas Perhubungan Karawang, Muhana, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen masyarakat yang melintasi wilayah “Kota Pangkal Perjuangan” tersebut. Menurutnya, kelancaran lalu lintas tahun ini tidak lepas dari tingginya tingkat kepatuhan para pengendara.
Muhana menegaskan bahwa keberhasilan mengurai kemacetan di titik-titik krusial Karawang adalah buah dari kerja keras kolektif.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas kerja sama dan kedisiplinannya. Berkat sinergi antara petugas di lapangan dan para pemudik, perjalanan di wilayah Karawang dapat berjalan aman, nyaman, dan lancar,” ujar Muhana.
Meski secara umum berjalan kondusif, pihak Dishub tidak ingin cepat berpuas diri. Penutupan posko angkutan lebaran ini justru menjadi awal dari tahap evaluasi besar-besaran untuk menyambut musim mudik tahun depan.
- Peningkatan Fasilitas: Dishub berkomitmen mengevaluasi titik hambatan (bottle neck) yang sempat terjadi.
- Optimalisasi Layanan: Pengembangan sistem transportasi dan koordinasi lintas sektoral akan terus diperkuat.
- Keamanan Berkelanjutan: Menjamin keselamatan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama pasca-lebaran.
“Kami akan terus berbenah. Sampai jumpa di perjalanan mudik tahun depan dengan pelayanan yang jauh lebih baik lagi,” pungkasnya.
Penulis : Yerrydewa






