Suara Kita News.com – JATISARI – Perumdam Tirta Tarum Cabang Cilamaya tengah melakukan langkah darurat menyusul ditemukannya titik kebocoran pada Pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) berdiameter 300 mm. Insiden yang berlokasi di Jalan Raya Pantura Cikalong Sari, Desa Cikalongsari, Kecamatan Jatisari ini, berdampak pada tidak optimalnya pasokan air bersih bagi pelanggan di wilayah cakupan Jalur DAK.
Perbaikan krusial ini dijadwalkan berlangsung hari ini, Rabu, 5 Juni 2024, dengan estimasi pengerjaan intensif selama 5 jam.
Pipa JDU berdiameter 300 mm merupakan nadi utama pendistribusian air di wilayah Cilamaya dan sekitarnya. Kebocoran yang terjadi di jalur Irigasi Sadang – Jatisari ini memerlukan penanganan teknis khusus mengingat lokasinya yang berada di area padat lalu lintas Pantura.
Pihak manajemen Perumdam Cabang Cilamaya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan selama proses normalisasi berlangsung.
“Kami mengupayakan akselerasi perbaikan agar distribusi air kembali normal sesuai estimasi. Fokus utama tim di lapangan adalah memastikan kebocoran tertangani tanpa mengurangi standar kualitas jaringan,” ungkap perwakilan teknis Cabang Cilamaya.
Sebagai langkah antisipasi selama proses perbaikan 5 jam tersebut, pelanggan diimbau untuk melakukan langkah-langkah berikut:
- Penampungan Air: Maksimalkan cadangan air di bak penampungan sebelum tekanan air menurun total.
- Efisiensi Penggunaan: Gunakan air secara bijak selama masa normalisasi berlangsung.
- Kran Tertutup: Pastikan kran air dalam posisi tertutup saat aliran terhenti untuk menghindari masuknya udara atau sedimen saat aliran kembali normal.
| Variabel | Informasi Terkini |
| Penyebab | Kebocoran Pipa JDU Diameter 300 mm |
| Lokasi Utama | Jl. Raya Pantura Cikalong Sari (Area Irigasi Sadang-Jatisari) |
| Estimasi Durasi | 5 Jam (Sejak dimulainya pengerjaan) |
| Wilayah Dampak | Pelanggan Jalur JDU DAK Cabang Cilamaya |
Pihak Perumdam memastikan akan terus memberikan informasi terbaru secara berkala hingga pendistribusian air ke rumah-rumah warga kembali stabil 100%.
Penulis : Yerrydewa






