Suara Kita News.com KARAWANG – Di tengah bayang-bayang keresahan para purna bakti, pengurus baru KORPRI Kabupaten Karawang berhasil melakukan “terobosan senyap” yang berujung manis. Polemik tertundanya pembayaran Uang Kebersamaan (kadeudeuh) bagi pensiunan ASN yang sempat memanas, kini resmi menemui titik terang.
Langkah responsif ini memancing apresiasi dari tokoh senior birokrasi, Saleh Effendi. Mantan Asisten Daerah (Asda) I Pemkab Karawang tersebut menilai, keberhasilan ini bukan sekadar urusan teknis perbankan atau tuntasnya administrasi, melainkan sebuah pembuktian moralitas organisasi.
Bagi Saleh, cairnya dana kadeudeuh adalah simbol kembalinya marwah KORPRI sebagai rumah bagi para abdi negara. Ia menyoroti bagaimana pengurus baru mampu mengubah kebuntuan menjadi dialog yang elegan.
“Ini bukan hanya tentang pencairan hak pensiunan, tetapi tentang kepedulian dan tanggung jawab bersama. Pengurus baru telah menunjukkan jiwa korsa yang nyata melalui azas musyawarah mufakat,” ujar Saleh dalam keterangannya.
Sebelumnya, keterlambatan penyaluran dana ini sempat menjadi bola panas di lingkungan Pemkab Karawang. Namun, alih-alih membiarkan konflik berlarut, pengurus baru justru memilih pendekatan komunikasi intensif dan dialogis.
Menurut Saleh, ada beberapa poin krusial yang membuat langkah ini dianggap inovatif dalam mengelola dinamika internal: Menghapus sekat antara pengurus dan anggota purna tugas. Menyelesaikan isu sensitif tanpa gesekan publik yang merugikan citra organisasi. Mencari titik temu yang dapat diterima semua pihak secara terbuka.
Keberhasilan ini diharapkan tidak hanya menjadi pemadam kebakaran atas masalah yang ada, tetapi menjadi batu loncatan bagi KORPRI Karawang untuk tampil lebih profesional dan responsif.
“Langkah ini menunjukkan bahwa KORPRI Karawang masih solid. Ketika ada persoalan, diselesaikan dengan kepala dingin. Inilah esensi organisasi yang sehat,” tegas Saleh menutup pembicaraan.
Kini, bola panas itu telah berubah menjadi energi positif. Publik, terutama para pensiunan yang telah mengabdi puluhan tahun, menanti inovasi selanjutnya dari nakhoda baru KORPRI dalam menjaga kesejahteraan anggotanya, baik yang masih aktif maupun yang telah memasuki masa purna bakti.
Penulis : Yerrydewa






