Suara Kita News.com, KARAWANG – Fajar baru saja menyingsing, namun Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, sudah berada di lapangan. Bukan sekadar rutinitas olahraga pagi, kehadirannya di Komplek Stadion Singaperbangsa kali ini membawa misi evaluasi total terhadap kualitas fasilitas publik di jantung kota.
Ditemani “trio” teknis—Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH), dan Kepala Dinas Perhubungan—Bupati menyisir setiap sudut area olahraga kebanggaan warga Karawang tersebut. Hasilnya? Sejumlah instruksi tegas langsung meluncur di lokasi.
Temuan pertama yang menjadi sorotan tajam Bupati adalah genangan air yang menyambut pengunjung di pintu masuk gerbang utama. Menanggapi luapan air tersebut, Bupati Aep tidak memberikan ruang untuk penundaan.
“Saya perintahkan PUPR segera memanggil kontraktor renovasi. Masalah ini harus tuntas secepatnya. Fasilitas publik tidak boleh terhambat oleh masalah teknis seperti ini,” tegas Bupati di sela peninjauannya.
Tak hanya soal infrastruktur makro, Bupati juga menaruh perhatian pada detail mikro yang menyangkut keselamatan warga. Taman bermain anak yang kondisinya sudah tidak layak langsung mendapat “vonis” perbaikan total.
Bupati menginstruksikan pembongkaran fasilitas lama untuk diganti dengan perangkat bermain yang baru, modern, dan yang terpenting: aman. Langkah ini diambil guna memastikan ruang publik Karawang benar-benar menjadi tempat yang ramah dan nyaman bagi keluarga.
Estetika kota pun tak luput dari pengamatan. Menyikapi kabel-kabel jaringan yang melintang tidak beraturan dan merusak pemandangan, Bupati telah membangun koordinasi strategis dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel).
“Semua harus rapi. Tidak boleh ada lagi pemandangan semrawut. Kita ingin Karawang yang lebih tertata dan sedap dipandang,” imbuhnya.
Di balik evaluasi kerasnya, Bupati Aep memberikan catatan positif bagi Dinas Lingkungan Hidup. Ia mengapresiasi kinerja tim kebersihan yang dinilai sangat responsif dalam menindaklanjuti aduan masyarakat.
Sidak pagi ini menjadi sinyal kuat bahwa di bawah kepemimpinan Aep Syaepuloh, setiap jengkal fasilitas publik akan diawasi secara ketat. Pembangunan bukan hanya soal mendirikan fisik, melainkan menjaga fungsinya tetap optimal bagi setiap warga yang menggunakannya.
Penulis : Yerrydewa






