Baru Dicor Sudah Retak! DPRD Jabar Tuntut Audit Kualitas Jalan Badami-Loji: Pemborong, Dinas, atau Truk Overload Biang Keladi?

Suara Kita News.com, KARAWANG – Belum genap menikmati mulusnya aspal baru, publik Karawang kembali dibuat geram oleh kondisi Jalan Badami-Loji yang dilaporkan kembali rusak parah, hanya berselang beberapa saat setelah rampung diperbaiki. Kerusakan ini, yang ditandai dengan retakan di berbagai bagian cor-an, memicu reaksi keras dari wakil rakyat di tingkat provinsi.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat dari daerah pemilihan Karawang, Sri Rahayu, mengaku kesal dan berjanji akan menindaklanjuti keluhan masyarakat ini hingga tuntas.

“Iya ini sampai juga ke kami aduan soal itu, silakan masyarakat adukan ke saya sekaligus kirimkan foto-fotonya. Akan kami tindaklanjuti,” kata Sri saat ditemui di Karawang pada Selasa (16/12/2025).

Sri Rahayu menegaskan bahwa kerusakan jalan provinsi yang baru saja diperbaiki ini tidak boleh dianggap sepele. Ia mengidentifikasi tiga faktor potensial yang harus ditelusuri oleh jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang kala itu dipimpin Gubernur Dedi Mulyadi.

  1. Kegagalan Kontraktor: Apakah pengerjaan jalan oleh pemborong tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dan mutu yang ditetapkan?
  2. Kelalaian Dinas Provinsi: Apakah ada kesalahan pada dinas terkait Provinsi Jawa Barat, baik dalam perencanaan maupun pengawasan proyek, mengingat ini adalah kewenangan jalan provinsi?
  3. Over Tonase Truk: Apakah kerusakan diakibatkan oleh kendaraan besar (truk) yang melintasi jalan tersebut dengan muatan melebihi batas tonase yang diizinkan?

“Jika pemborong sudah mengerjakan sesuai spesifikasi, dinas terkait sudah menjalankan sesuai aturan termasuk pengawasannya, maka kemungkinan besar karena truk atau kendaraan yang melintas di jalan itu bertonase lebih dari batasan,” tegas politikus Golkar ini.

Skenario ketiga—kelebihan tonase—menurut Sri Rahayu, memerlukan ketegasan dari otoritas lokal.

“Nah ini butuh ketegasan dari Pemkab Karawang untuk pembatasan lalu lintas truk bertonase lebih itu,” katanya, mengalihkan fokus penindakan lalu lintas kepada Pemerintah Kabupaten Karawang.

Dengan adanya kerusakan berulang ini, fokus penanganan tidak hanya berada di meja Dinas Bina Marga Provinsi Jabar, tetapi juga memerlukan kolaborasi pengawasan tonase dari Pemkab Karawang.

Menindaklanjuti kegeraman publik, Sri Rahayu memastikan akan membawa isu kritis ini ke jalur politik resmi. Pihaknya akan menyampaikan keluhan tersebut kepada Fraksi Partai Golkar di DPRD Jabar.

“Itu kan teman-teman Komisi 4 (bidang infrastruktur dan pembangunan), nanti bisa disampaikan untuk bisa menegur dan ditelusuri bersama. Apakah salah pemborong, dinas atau truk-truk besar itu,” pungkas Sri Rahayu.

Langkah ini diharapkan menjadi pemantik bagi Komisi IV DPRD Jabar untuk segera memanggil dinas terkait dan menelusuri secara mendalam akuntabilitas anggaran perbaikan yang telah dikeluarkan untuk Jalan Badami-Loji.

Penulis : Madun

  • Artikel Terkait

    Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

    Suara Kita News, Karawang – Gerakan atau forum Gelo Commando 2026 secara resmi menyuarakan aspirasi rakyat Indonesia dengan mengusung 8 Poin Aspirasi Rakyat. Berbagai tuntutan ini mencakup isu kesejahteraan sosial,…

    Lanjutkan Membaca

    // // //
    Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

    Suara Kita News.com, Pilkades Desa Bangle, Kecamatan Majalaya, tengah menjadi sorotan hangat. Di tengah panggung pertarungan empat kandidat kuat, atmosfer pemilihan kali ini terasa jauh berbeda. Warga tidak lagi sekadar…

    Lanjutkan Membaca

    // // //

    Rekomendasi

    Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

    • October 12, 2026
    Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

    Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

    • October 10, 2026
    Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

    Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

    • October 9, 2026
    Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

    Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

    • October 8, 2026
    Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

    Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

    • October 8, 2026
    Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

    Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri

    • October 8, 2026
    Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri