Indramayu, Suara Kita News.com – Pembangunan infrastruktur krusial, Rehabilitasi Bendung Kalimangsetan di Kecamatan Sukra, Indramayu, kini memasuki fase pengerjaan intensif. Proyek yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2025 ini menjadi tumpuan harapan bagi ribuan petani untuk mengamankan lahan mereka dari ancaman krisis air dan intrusi air laut (rob).
Dari hasil investigasi tim di lapangan, Rabu (5/11/2025), pengerjaan rehabilitasi Bendung Kalimangsetan oleh kontraktor pelaksana PT. Qisha Jaya Mandiri tengah berlangsung. Bendung ini memiliki fungsi ganda yang sangat vital: sebagai pengendali debit air irigasi dan sebagai benteng penahan masuknya air pasang laut yang kian masif.
Proyek senilai Rp 1.913.962.000,00 (Satu Milyar Sembilan Ratus Tiga Belas Juta Sembilan Ratus Enam Puluh Dua Ribu Rupiah) ini diharapkan rampung dalam 120 hari kalender, terhitung sejak 13 Agustus 2025 hingga 12 Desember 2025. Detail ini tercantum jelas pada papan proyek dengan Nomor Kontrak: 640/057/SPP/REH – BENDUNG – KMS SDA/2025, di bawah Kegiatan Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA).
Pekerjaan: Rehabilitasi Kalimangsetan
Lokasi: Kecamatan Sukra, Indramayu
Anggaran: Rp 1.913.962.000,00 (APBD TA 2025)
Pelaksana: PT. Qisha Jaya Mandiri
Target Selesai: 12 Desember 2025

Jika fungsional, Bendung Kalimangsetan diperkirakan mampu mengairi lahan persawahan seluas lebih dari 800 hektar. Jumlah ini merepresentasikan ketahanan pangan ratusan keluarga petani di wilayah tersebut.
“Kami sangat senang dengan adanya pembangunan ini,” ungkap Ali, salah seorang warga dan petani setempat, saat ditemui Rabu (5/11/2025). “Manfaatnya besar sekali. Dengan bendung ini, debit air sawah bisa dikendalikan. Yang paling penting, air rob laut yang tiap tahun makin naik itu bisa tertahan, jadi sawah kami tidak payau lagi,” tambahnya, menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap proyek ini.
Pembangunan Bendung Kalimangsetan bukan hanya sekadar proyek fisik, melainkan sebuah investasi strategis Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian dan melindungi wilayah pesisir dari dampak perubahan iklim. Proyek ini menjadi salah satu upaya nyata dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mitigasi bencana air laut pasang di wilayah Pantura.
Penulis: Arief
Editor : yerrydewa






