Suara Kita News.com, Karawang – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Karawang mengambil langkah strategis dengan memulai koordinasi awal bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Kepala DPKP pada Kamis (21/8/2025) ini berfokus pada pengembangan Peta Jalan Water-Energy-Food (WEF) Nexus di Indonesia, dengan Karawang sebagai proyek percontohan.
WEF Nexus merupakan pendekatan terpadu yang melihat keterkaitan erat antara air, energi, dan pangan. Ketiganya saling memengaruhi dan tidak bisa dikelola secara terpisah. Peta jalan ini diharapkan dapat menjadi panduan untuk menciptakan sistem yang lebih berkelanjutan, efisien, dan tangguh.
Karawang terpilih menjadi lokasi percontohan bukan tanpa alasan. Sebagai lumbung padi nasional dan sentra industri yang terus berkembang pesat, kabupaten ini menghadapi tantangan unik. Pertumbuhan sektor industri yang masif berdampak pada tingginya ketergantungan terhadap sumber daya air dan energi, yang juga vital bagi sektor pertanian.
“Kami sangat bangga Karawang dipercaya menjadi bagian dari proyek penting ini,” ujar perwakilan DPKP. “Tantangan yang kami hadapi sangat kompleks. Bagaimana kita bisa memastikan pasokan air yang cukup untuk sawah, di sisi lain kebutuhan air untuk industri juga terus meningkat? Lalu bagaimana dengan energi yang dibutuhkan untuk produksi pangan? Pendekatan WEF Nexus ini akan membantu kita mencari solusi yang holistik.”
Kerja sama dengan Bappenas ini menjadi langkah maju bagi Karawang dalam mengelola sumber daya secara lebih terintegrasi. Harapannya, dengan adanya peta jalan ini, Karawang bisa menjadi model bagi daerah lain di Indonesia dalam mengelola tantangan ketahanan pangan, air, dan energi secara berkelanjutan.
Langkah inovatif ini diharapkan dapat membawa dampak positif jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat Karawang dan memperkuat posisi kabupaten ini sebagai pusat pangan dan industri yang berkelanjutan di masa depan.






