Suara Kita News.com, Medan, 14 Agustus 2025 — Komitmen Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dalam memerangi peredaran narkoba patut diacungi jempol. Dalam sebuah pernyataan tegas, Gubsu kembali mengingatkan seluruh kepala daerah untuk serius memberantas narkoba di wilayah masing-masing. Namun, seruan ini seolah tak digubris oleh beberapa pimpinan daerah. Dua di antaranya, Wali Kota Siantar dan Bupati Batubara, justru memilih bungkam dan tidak memberikan tanggapan terkait isu krusial ini.
“Perang terhadap narkoba harus menjadi prioritas utama. Saya tidak akan mentolerir kepala daerah yang tidak serius dalam masalah ini,” ujar Edy dengan nada tegas. “Saya minta semua pihak, mulai dari Forkopimda hingga masyarakat, bersatu padu untuk memutus rantai peredaran barang haram ini. Ini bukan hanya tanggung jawab aparat, tapi juga tanggung jawab kita semua.”
Namun, di tengah gelora semangat Gubsu, sikap diam yang ditunjukkan oleh Wali Kota Siantar dan Bupati Batubara menimbulkan tanda tanya besar. Ketidakpedulian mereka terhadap masalah yang telah merusak generasi muda ini menjadi sorotan tajam. Padahal, data dari Polda Sumatera Utara menunjukkan bahwa angka penyalahgunaan narkoba di dua daerah tersebut tergolong tinggi.
Pernyataan Gubsu juga diperkuat oleh Kepala BNNP Sumatera Utara, Brigjen Pol. Toga Panjaitan. Ia mengungkapkan bahwa BNNP akan terus bersinergi dengan seluruh kepala daerah untuk menggencarkan razia dan sosialisasi bahaya narkoba. “Kami berharap, seluruh kepala daerah dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga wilayahnya dari peredaran narkoba. Sikap bungkam atau pasif justru akan mempersulit penanganan kasus ini,” tegasnya.
Sikap bungkam dari kedua pimpinan daerah ini seakan mengirimkan pesan bahwa permasalahan narkoba bukanlah prioritas mereka. Padahal, dampak buruk dari narkoba telah menghancurkan banyak keluarga dan mengancam masa depan bangsa.
Masyarakat kini menanti-nanti respons dari Wali Kota Siantar dan Bupati Batubara. Apakah mereka akan terus bungkam, atau akhirnya akan mengambil tindakan nyata dan berani untuk menyelamatkan warganya dari bahaya narkoba?
Penulis : Tim






