Suara Kita News.com, KARAWANG, 1 Agustus 2025 – Visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto tentang ketahanan pangan nasional mendapatkan gaung kuat di Karawang. Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, tak buang waktu, segera bertindak menyelaraskan langkah daerah dengan agenda strategis pusat. Sebuah pertemuan penting digelar, mempertemukan Bupati Aep dengan jajaran kunci: Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, Perum Jasa Tirta (PJT) II, Kepala Bappeda, Kepala PUPR, dan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Fokus utama? Normalisasi sungai dan saluran irigasi demi masa depan pertanian Karawang.
Dalam diskusi intensif tersebut, beberapa poin krusial dibahas demi mewujudkan Karawang sebagai pilar utama lumbung padi nasional:
Atasi Banjir, Selamatkan Panen: Salah satu fokus utama adalah penanganan aliran sungai yang selama ini menjadi biang kerok luapan air dan banjir di berbagai titik. Normalisasi akan dilakukan untuk memastikan aliran air lancar, meminimalkan risiko banjir yang kerap mengancam gagal panen petani.
Penertiban Bangunan Liar: Tak kalah penting, komitmen tegas juga diarahkan pada penertiban bangunan liar yang kerap menghambat aliran air ke sawah-sawah petani. Langkah ini krusial untuk memastikan pasokan air irigasi berjalan optimal, mendukung produktivitas lahan pertanian.
“Kami berkomitmen untuk memperkuat kerjasama dalam berbagai program sehingga Karawang menjadi salah satu lumbung padi yang berkontribusi besar atas tercapainya visi Presiden dalam swasembada pangan,” tegas Bupati Aep.
Pernyataan ini bukan sekadar janji, melainkan cerminan dari keseriusan Pemerintah Kabupaten Karawang dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, badan pengelola sumber daya air, dan dinas terkait, Karawang optimis dapat mengatasi tantangan infrastruktur air dan pertanian.
Masyarakat petani Karawang kini bisa bernapas lega. Dengan normalisasi sungai dan irigasi, pasokan air yang stabil akan menjamin kelangsungan tanam, meningkatkan hasil panen, dan pada akhirnya, memperkuat posisi Karawang sebagai tulang punggung ketahanan pangan Indonesia. Ini adalah langkah maju yang akan membawa kesejahteraan bagi petani dan mewujudkan cita-cita swasembada pangan nasional.
Penulis : Kinah
Editor : Yerrydewa






