KARAWANG, Suara Kita News.com – Komitmen Karawang untuk menjadi Kabupaten Layak Anak pada tahun 2025 semakin menguat. Pagi ini, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, bersama Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah, memimpin langsung verifikasi hybrid di Aula Lantai 3 Gedung Singaperbangsa. Pertemuan ini menjadi ajang penting untuk meninjau data, upaya, dan capaian program yang telah digalakkan demi mewujudkan lingkungan yang ramah anak.
Dalam upaya mencapai target ini, Pemkab Karawang menerapkan konsep verifikasi yang terstruktur berdasarkan klaster. Pendekatan ini dirancang untuk memastikan program-program yang dijalankan lebih nyata, terarah, dan mudah dievaluasi.
“Kami berbagi berdasarkan klaster agar program-programnya lebih nyata dan terarah serta mudah dievaluasi,” ujar Bupati Aep.
Klaster-klaster tersebut mencakup lima pilar utama: Kelembagaan, Hak Sipil dan Kebebasan,
Kesehatan dan Gizi, Pendidikan, Perlindungan Khusus.
Pembagian ini memungkinkan fokus yang lebih tajam dalam menangani isu-isu spesifik dan memastikan alokasi sumber daya yang tepat.
Meski progres positif telah dicapai, Bupati Aep tidak menampik bahwa masih ada beberapa “pekerjaan rumah” yang harus diselesaikan. Data menunjukkan beberapa tantangan signifikan:
12 persen anak di pelosok desa belum memiliki akta kelahiran, yang merupakan hak dasar sipil anak.
Tiga kecamatan memiliki angka perkawinan anak di atas rata-rata, sebuah isu krusial yang memerlukan intervensi serius.
47 sekolah di Karawang belum ramah disabilitas, menandakan perlunya perbaikan infrastruktur dan kebijakan untuk memastikan pendidikan inklusif.
Menyikapi tantangan ini, Bupati Aep menyerukan kolaborasi dan kerja keras dari semua pihak. Dengan semangat “Bismillah” dan kekompakan seluruh elemen, ia berharap indikator sebagai Kabupaten Layak Anak dapat terus ditingkatkan.
“Dengan niat, kerja keras dan kekompakan semua pihak, kita berharap indikator sebagai Kabupaten Layak Anak dapat terus kita tingkatkan,” pungkasnya.
Komitmen ini tidak hanya berhenti pada janji, tetapi diterjemahkan dalam langkah-langkah konkret yang melibatkan seluruh sektor. Karawang optimis dapat menciptakan masa depan yang lebih baik bagi anak-anaknya.






