KARAWANG Suara Kita News.com – Sebuah unggahan dari akun Instagram Karawanginfo_Official baru-baru ini menghebohkan publik Karawang, membuka kotak Pandora dugaan pungutan liar di lingkungan pendidikan. Unggahan tersebut menyoroti laporan masyarakat terkait dugaan pungutan uang gedung sebesar Rp600.000 di SMPN 1 Klari, yang kini menjadi tanda tanya besar di benak warga.
Dalam narasi yang dibagikan akun tersebut, disebutkan bahwa pelapor sudah berulang kali mencoba mencari kejelasan dari pihak berwenang, namun nihil respons. “Kami sudah melapor ke Disdikpora Kab Karawang dan berkali-kali tidak ada tanggapan sampai hari ini,” demikian bunyi sebagian tulisan dalam unggahan tersebut.
Permasalahan ini, menurut laporan, sudah diurus sejak Januari lalu. Para pelapor awalnya mendatangi pihak sekolah, namun diarahkan ke komite sekolah. Sayangnya, upaya mendatangi komite sekolah pun tak membuahkan hasil. “Kami telah mendatangi komite sekolah juga tidak ada jawaban,” tulis akun Karawanginfo_Official, menggambarkan frustrasi para pelapor.
Sebagai langkah terakhir, warga pun mendatangi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang. Namun, hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi atau tindakan nyata dari dinas terkait. “Akhirnya kami datangi dinas pendidikan tetapi sampai saat ini belum ada jawaban,” imbuh unggahan tersebut, menyoroti lambatnya respons dari pihak yang seharusnya melindungi hak-hak masyarakat.
Mencuatnya dugaan pungutan ini tentu menimbulkan pertanyaan besar mengenai transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana di sekolah, serta kinerja instansi terkait dalam menanggapi aduan masyarakat. Publik kini menanti kejelasan dan tindakan tegas dari Disdikpora Karawang untuk mengusut tuntas dugaan pungutan uang gedung di SMPN 1 Klari ini.
Penulis : Dewa






