Suara Kita News.com – Sebuah video viral di platform TikTok melalui akun @callme.papihh memperlihatkan selembar uang pecahan Rp50.000 yang telah dimodifikasi dengan tambahan tulisan yang cukup menohok namun jujur: “Koruptor Bangsat” disertai emoji tertawa mengejek.
Tulisan tersebut tercetak dengan rapi di bawah angka nominal, sehingga sekilas banyak warganet yang mengira uang tersebut adalah asli dengan desain baru. Namun, jelas bahwa ini bukanlah mata uang
resmi, melainkan sebuah bentuk ekspresi kekecewaan dan satire terhadap praktik korupsi yang merajalela.

Unggahan ini dengan cepat menarik perhatian dan memicu berbagai reaksi dari netizen. Tak sedikit yang tertawa terhibur dengan kreativitas tersebut, namun di balik tawa itu tersimpan refleksi mendalam
mengenai kejengkelan masyarakat terhadap para pelaku korupsi.
Berbagai komentar muncul, salah satunya mempertanyakan efektivitas uang bertuliskan pesan demikian jika benar-benar beredar. “Kalau semua duit ditulis begini, kira-kira koruptor masih mau
pegang gak?” tulis seorang warganet, menyiratkan sindiran pedas terhadap para koruptor.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Bank Indonesia (BI) terkait video viral ini. Namun, fenomena ini jelas menunjukkan bahwa satire telah menjadi salah satu senjata utama masyarakat
dalam menyampaikan kritik dan perlawanan terhadap perilaku koruptif.
Banyak yang menilai bahwa kritik keras yang dibungkus dengan visualisasi “receh” seperti ini justru dapat
memiliki dampak yang lebih luas dan efektif dibandingkan demonstrasi konvensional. Kreativitas dan keberanian dalam menyampaikan aspirasi melalui media sosial menjadi sorotan dalam kasus uang “koruptor bangsat” ini.






