Suara Kita News.com – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) NKRI merayakan hari jadinya yang ke-18 dengan tema “Sinergi untuk Negeri, Solidaritas untuk Sesama.” Perayaan yang berlangsung di markas komando (Mako) Laskar NKRI ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum transformasi
citra LSM di mata masyarakat.
Acara yang dihadiri anggota Dewan Provinsi, Dea Eka Rizaldi SH, dan jajaran anggota Laskar NKRI dari berbagai tingkatan ini, menjadi saksi bisu upaya LSM NKRI dalam membuktikan komitmennya terhadap aksi nyata. Di bulan Ramadan yang penuh berkah, LSM NKRI mengundang anak yatim dan kaum dhuafa untuk menerima santunan, sebuah bukti konkret dari solidaritas yang mereka gaungkan.
H. ME Suparno, Ketua Umum LSM NKRI, dalam pidatonya menegaskan bahwa perayaan ini adalah wujud kontribusi nyata LSM NKRI kepada masyarakat, khususnya dalam menegakkan keadilan. “Di usia yang semakin matang, kami terus berupaya memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Menariknya, Suparno juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini sepenuhnya didanai dari kantong pribadi dan hasil kerja sama dengan para pengusaha yang memiliki visi yang sama. “Ini bukan hasil ‘meminta-minta’ kepada perusahaan atau instansi pemerintah,” tegasnya, sebuah pernyataan yang jelas ditujukan untuk menepis stigma negatif yang sering melekat pada LSM.
Dea Eka Rizaldi SH, anggota Dewan Provinsi yang juga kader LSM NKRI, mengapresiasi langkah ini. Ia menyebutnya sebagai upaya efektif untuk mengubah citra negatif LSM di masyarakat. “LSM NKRI membuktikan bahwa mereka mampu berkontribusi positif, mengubah stigma dari negatif menjadi
positif,” ungkapnya.

Rizaldi juga menekankan pentingnya peran LSM NKRI sebagai garda terdepan dalam penegakan keadilan. “Ketua umum membentuk Laskar NKRI dengan tujuan mulia, yaitu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Santunan ini adalah salah satu buktinya,” tambahnya.
Dalam konferensi pers, Suparno juga memberikan himbauan tegas kepada seluruh anggota Laskar NKRI untuk menghindari tindakan tercela, seperti meminta-minta THR. “Lebih baik kita melakukan kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan santunan ini bukan yang pertama, dan dipastikan bukan yang terakhir. LSM NKRI berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, membuktikan bahwa LSM tidak selalu identik dengan tangan di bawah, tetapi mampu menjadi tangan di atas yang memberi.
Penulis : Hend
Editor : Yerrydewa






