Suara Kita News.com – bawah naungan pohon rindang di kompleks Makam Bah Buyut Jabin, Desa Cikampek Pusaka, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, sebuah dialog terbuka terjalin antara wakil rakyat dan konstituennya. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Pipik Taufik Ismail, S.Sos., MM., memilih lokasi yang sarat nilai sejarah dan budaya ini untuk menggelar reses pada Senin, 10 Maret 2025.
Bukan sekadar agenda rutin, reses kali ini menjadi panggung aspirasi bagi warga yang haus akan perubahan. Mereka datang berbondong-bondong, tak hanya dari Cikampek Pusaka, tetapi juga desa-desa tetangga. Makam Bah Buyut Jabin, yang biasanya sunyi, mendadak ramai oleh suara-suara harapan dan keluhan.
Usulan yang disampaikan warga pun beragam, mencerminkan kompleksitas permasalahan yang dihadapi masyarakat Karawang. Perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan masih menjadi prioritas, tetapi aspirasi lain tak kalah penting. Pengembangan potensi wisata lokal, peningkatan kualitas layanan kesehatan, hingga pembangunan sarana olahraga dan gedung kesenian, mengemuka sebagai kebutuhan mendesak.
“Kami ingin desa kami tidak hanya dikenal sebagai kawasan industri, tetapi juga memiliki daya tarik wisata yang bisa meningkatkan perekonomian warga,” ujar salah seorang tokoh masyarakat.
Menanggapi aspirasi yang disampaikan, Pipik Taufik Ismail menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan setiap masukan. Ia memandang reses sebagai jembatan komunikasi yang krusial antara wakil rakyat dan masyarakat.
“Reses bukan sekadar formalitas, tetapi kesempatan emas untuk mendengar langsung suara rakyat. Saya akan kawal setiap aspirasi ini hingga terwujud dalam program kerja pemerintah provinsi,” tegas Pipik.
Warga pun menyambut baik respons Pipik Taufik Ismail. Mereka berharap, reses kali ini bukan sekadar janji, tetapi aksi nyata yang membawa perubahan positif bagi Karawang.
“Kami mengapresiasi kehadiran Pak Pipik yang mau turun langsung dan mendengarkan keluhan kami. Semoga aspirasi kami segera terealisasi,” kata seorang warga dengan nada penuh harap.
Reses di Makam Bah Buyut Jabin ini menjadi bukti bahwa dialog antara wakil rakyat dan masyarakat adalah kunci pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Semoga, aspirasi yang terucap di tempat keramat ini dapat menjadi kenyataan, demi kemajuan Karawang dan kesejahteraan warganya.
Penulis : Ayu
Editor : yerrydewa






