Festival Bangun Desa Bangun Indonesia yang digelar di Desa Cisaat, Subang, pada Selasa (14/1) sukses menciptakan suasana meriah. Ketua APDESI Jawa Barat, H. Sukarya WK, dalam sambutannya mengajak seluruh desa untuk menjadikan momentum Hari Desa Nasional ini sebagai pemacu semangat dalam membangun desa. ‘Terutama dalam bidang ketahanan pangan, kita harus terus berinovasi dan belajar dari program-program yang telah dicanangkan Presiden Prabowo Subianto,’ ujar H.WK.
Menerima tamu agung dengan cara yang istimewa, warga Subang menyuguhkan tarian Sisingaan sebagai pertunjukan pembuka dalam peringatan Hari Desa Nasional. Tradisi yang sudah mendarah daging ini berhasil memukau Menteri Desa, Menko Pangan, Menteri Pertanian, dan Kabarhakam Polri yang hadir. Keempat pejabat negara tersebut bahkan diajak untuk ikut serta menaiki Sisingaan, menunjukkan keakraban dan penghormatan yang tinggi terhadap para tamu
Senyum sumringah terpancar dari wajah keempat pejabat negara saat diarak menaiki sisingaan. Mereka tampak begitu menikmati suasana meriah dan berbaur dengan ribuan kepala desa yang hadir. Menteri Desa, PDT Yandri Susanto, dalam sambutannya menyampaikan komitmennya untuk terus berupaya menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi desa-desa di seluruh Indonesia. ‘Ini adalah tugas mulia yang harus kita selesaikan bersama,’ tegas Yandri.”
Menurut Yandri, visi ini akan membawa pembangunan desa ke arah kemandirian yang berkelanjutan. Caranya adalah dengan mengembangkan desa-desa menjadi wilayah yang produktif, mandiri, dan mampu menghadapi berbagai tantangan

Yandri memaparkan sejumlah tantangan yang dihadapi oleh 75.265 desa di Indonesia. Salah satunya adalah keterbatasan akses internet yang dialami oleh 22.544 desa. Selain itu, terdapat 10.463 desa yang dikategorikan sebagai desa tertinggal, dan kondisi serupa juga ditemukan di 36 kabupaten
Selain masalah akses internet dan desa tertinggal, masih ada 2.919 desa di Indonesia yang belum teraliri listrik. Kondisi ini dialami oleh sekitar 1,9 juta keluarga. Untuk mengatasi berbagai tantangan ini, Yandri menegaskan bahwa diperlukan sinergi yang kuat dari berbagai pihak.
Beliau menegaskan, “Permasalahan ini harus diselesaikan secara optimal. Selain itu, masih ada 36 kabupaten yang perlu perhatian khusus. Menjadi Menteri Desa adalah sebuah tanggung jawab mulia, yaitu mengubah penderitaan menjadi kebahagiaan bagi masyarakat desa
Acara ini dihadiri juga sejumlah pejabat seperti Kepala Kantor Staf Kepresidenan AM Putranto, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Abdul Kadir Karding, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Wamendagri Ribka Haluk, Menteri Sosial Agus Jabo, Anggota DPR RI Desi Ratnasari dan Farah Putri Nahlia, Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin, Gubernur Jabar Terpilih Dedi Mulyadi, dan utusan Khusus Presiden Bidang Pemuda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad. Dengan tema ‘Membangun dari Desa, dari Bawah untuk Pemerataan Pembangunan’, peringatan Hari Desa Nasional tahun ini bertujuan untuk menyoroti pentingnya peran desa dalam pembangunan nasional. Acara ini juga dimeriahkan oleh berbagai kegiatan menarik, termasuk penampilan dari Charly Van Houten.
Penulis Yerrydewa
Editor : Dewa






