Suara Kita News – Sundara Loka hadir untuk semakin memperkaya Kota Tangerang dengan budaya lokal. Diluncurkan pada Agustus lalu, motif batik ini menjadi simbol keindahan dan kekayaan Kota Tangerang yang unik, merepresentasikan beragam elemen khas kota.
Melalui ajang Tangerang Digital Festival Volume 2, Kota Tangerang berhasil melahirkan motif batik Sundara Loka. Desain pemenang lomba desain digital art ini terpilih sebagai representasi visual kota yang kaya akan budaya dan sejarah.
Kota Tangerang, dengan keberagamannya, membuktikan bahwa perbedaan dapat menyatukan. Akhlakul karimah menjadi perekat sosial yang kokoh, menjadikan Tangerang kota yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Sebagai wujud apresiasi atas keberagaman, Pemerintah Kota Tangerang meluncurkan batik Sundara Loka. Motif batik ini menjadi representasi visual dari semangat persatuan dalam keberagaman masyarakat Tangerang.
Nama batik khas Kota Tangerang, Sundara Loka, memiliki makna mendalam. “Sundara” berarti indah, sedangkan “loka” berarti tempat. Nama ini dipilih untuk menggambarkan harapan agar Tangerang menjadi kota yang indah dan nyaman untuk ditinggali.
Motif batik yang menyerupai lereng melambangkan kesucian dan kekuatan, merefleksikan kekayaan budaya dan sejarah Kota Tangerang. Motif ini menggambarkan harapan akan kota yang harmonis dan sejahtera.
Melalui batik ini, Kota Tangerang berharap dapat menciptakan kehidupan yang harmonis dan sejahtera. Dominasi warna biru dan kuning khas Tangerang semakin memperkuat identitas dan harapan kota.
Motif batik Sundara Loka merepresentasikan identitas Kota Tangerang melalui elemen ikonik seperti Sungai Cisadane, Masjid Al-A’zhom, dan Kelenteng Boen Tek Bio, yang mencerminkan keberagaman dan sejarah kota.
Inovasi Baru untuk Dongkrak Ekonomi Kreatif Tangerang
Kota Tangerang terus berinovasi dalam mengembangkan sektor kreatif. Salah satu terobosan terbaru adalah peluncuran motif batik Sundara Loka. Batik ini tidak hanya menjadi identitas baru kota, tetapi juga diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi kreatif dan pariwisata budaya di Tangerang. Dengan desain yang unik dan makna yang mendalam, batik tersebut memiliki potensi besar untuk menarik minat wisatawan dan pecinta batik dari berbagai kalangan.
Tidak hanya menjadi ikon Kota Tangerang, tetapi juga menjadi peluang emas bagi UMKM lokal. Dengan memberdayakan perajin batik tradisional, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian daerah.
Diketahui, Sundara Loka merupakan hasil karya masyarakat melalui Lomba Desain Motif Batik yang diselenggarakan Pemkot Tangerang Agustus lalu. Kini, motif batik khas Tangerang telah resmi terdaftar dalam Surat Pencatatan Ciptaan dari Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).
Indri Astuti melihat potensi besar batik Sundara Loka dalam mempromosikan wisata Kota Tangerang. Motif batik ini diharapkan dapat menarik minat wisatawan dan meningkatkan kunjungan ke berbagai destinasi wisata di kota.
Motif batik ini menjadi identitas baru Kota Tangerang, menarik minat wisatawan untuk menjelajahi pesona kota yang unik.
Dengan peluncuran batik khas Tangerang tersebut, pelaku ekonomi kreatif Kota Tangerang kini memiliki peluang emas untuk memperluas pasar produk mereka, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Peluncuran batik Sundara Loka tidak hanya memperkaya khazanah budaya, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi berbagai sektor, mulai dari desainer hingga pelaku pariwisata. (Mita)






