Dalam debat calon Bupati di Studio Metro TV pada Sabtu malam, Acep Jamhuri menunjukkan sikap gugup saat ditanya tentang penanganan kasus korupsi dan komitmen terhadap pemerintahan yang bersih.
Dalam sesi interaktif, Aep Syaepuloh mempertanyakan komitmen yang kuat terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan transparan
Menanggapi pertanyaan tersebut, acep menyatakan bahwa jika terpilih, akan meningkatkan pengawasan terhadap perencanaan dan pelaksanaan seluruh kegiatan pemerintahan daerah. Langkah ini merupakan salah satu upaya konkrit untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih. ” ungkapnya
Proses perizinan juga akan menjadi fokus pengawasan dan digitalisasi. Selain itu, kami berkomitmen penuh untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan transparan.
menurut Aep calon Bupati 02 menyampaikan bahwa implementasi digitalisasi dalam layanan perizinan telah berlangsung sejak beberapa waktu lalu.
Dikatakannya, “Kunci utama dalam membangun pemerintahan yang bersih adalah sumber daya manusianya. Oleh karena itu, kami akan terus berupaya meningkatkan kapasitas dan kualitas SDM aparatur. Selain itu, fungsi pengawasan melalui inspektorat juga akan dioptimalkan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, Acep Jamhuri calon bupat 01 saat ini tengah menjadi fokus penyelidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus ruislag tanah antara Pemerintah Kabupaten Karawang dengan PT Jakarta Intiland
Kejaksaan Tinggi Jawa Barat telah menegaskan bahwa penyelidikan terhadap kasus ini akan terus berlanjut setelah pelaksanaan pilkada Karawang, terlepas dari adanya dugaan keterlibatan pihak yang terlibat.
Dalam upaya mengungkap dugaan tindak pidana korupsi terkait pertukaran tanah antara Pemerintah Kabupaten Karawang seluas 4.935 m² di Jalan Tuparev Karawang dengan tanah milik PT Jakarta Intiland seluas 59.087 m², tim penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Barat telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi
Acep Jamhuri juga tercatat sebagai salah satu individu yang menjadi objek pemeriksaan oleh tim penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.
Selain itu, pada pertengahan Mei 2024, tim penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Barat telah melakukan penggeledahan terhadap pendopo dan ruang kerja Acep Jamhuri yang kala itu menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang.
Selain itu, penggeledahan juga dilakukan di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Karawang, mengingat Acep Jamhuri sebelumnya menjabat sebagai kepala dinas di instansi tersebut. Selain itu, Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Karawang juga turut menjadi sasaran penggeledahan
Acep Jamhuri: Janji Melawan Korupsi, Namun Jadi Tersangka






