Demak, kota kecil di Jawa Tengah, telah melahirkan profil sosok inspiratif bernama Haji Maslani. Lahir pada 22 Juni 1978, Maslani mengawali kariernya sebagai seorang Tamtama di kepolisian. Dengan semangat juang yang tinggi, ia merintis jalan dari bawah hingga mencapai pangkat Bripka. Namun, panggilan jiwa yang lebih besar membawanya untuk banting stir ke dunia bisnis setelah pensiun pada tahun 2023.
Profil Haji Maslani, sosok yang dikenal rendah hati dan dekat dengan masyarakat, kini tengah menjadi perbincangan hangat. Mantan perwira polisi ini tidak hanya sukses di dunia bisnis, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial.
Maslani memiliki kepekaan yang tinggi terhadap permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat. Ia kerap turun langsung untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Kepeduliannya terhadap sesama membuatnya semakin dicintai dan dihormati.
Cikampek, yang selama ini dikenal sebagai kota industri, kini juga menjadi saksi bisu transformasi luar biasa seorang mantan anggota kepolisian. Maslani, begitulah namanya, telah membuktikan bahwa seragam polisi bukanlah satu-satunya jalan untuk mengabdi. Ia memilih jalur berbeda, menukarkan lencana dengan helm proyek, dan kini sukses membangun kerajaan bisnis properti dari nol.
| Baca Juga : Sosok Sederhana yang Berpengaruh: H. Maslani, Calon Wakil Bupati Nomor Urut 2 yang Bersinar Terang di Langit Politik Karawang
Perjalanan karier Maslani di dunia bisnis dimulai dari sebuah keputusan berani pada tahun 2016. Sambil tetap menjalankan tugas sebagai anggota kepolisian, ia merintis usaha kecil-kecilan sebagai pemasok batu bata. Dari sebuah pabrik sederhana di Cikampek, ribuan batu bata merah diangkutnya untuk memenuhi kebutuhan proyek-proyek konstruksi di Jakarta. Kerja keras dan kegigihannya membuahkan hasil, bisnisnya berkembang pesat hingga kini ia memiliki tiga perusahaan yang bergerak di bidang perumahan.
Ketika membeli lahan untuk proyek perumahan, Maslani selalu melibatkan warga sekitar, terutama para petani. Mereka tidak hanya diberi pekerjaan di proyek pembangunan, tetapi juga di kebun cabai milik Maslani. “Saya juga punya kebun cabai, saya mempekerjakan buruh tani di kebun cabai, bahkan istri-istrinya juga ikut bekerja saat panen,” ungkap Maslani.
Siapa sangka, seorang pengusaha sukses di bidang properti ternyata memiliki hati yang begitu besar untuk masyarakat. Maslani, sosok inspiratif ini, tidak hanya puas dengan keberhasilan bisnisnya. Ia pun mantap melangkah ke dunia politik dengan tujuan mulia: memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat Karawang.
Keinginannya untuk menjadi Wakil Bupati Karawang berakar dari keprihatinannya terhadap kondisi masyarakat, terutama dalam hal lapangan kerja. “Sebagai pengusaha, jangkauan saya untuk membantu masyarakat terbatas. Tapi kalau saya berada di pemerintahan, saya bisa memberikan kontribusi yang lebih besar, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan memajukan wilayah Karawang,” ungkap Maslani.
Visi Maslani sangat jelas: menciptakan lapangan kerja, memberdayakan masyarakat menengah ke bawah, dan membawa perubahan signifikan bagi Karawang. Ia berencana untuk memanfaatkan jaringan dan pengalamannya dalam dunia bisnis untuk menarik investor dan mengembangkan potensi daerah. ( Red)






